Malas belajar? sama kayak admin Farras sekarang padahal minggu depan UN u,u. Tapi, admin punya tips nih. Yuk, dibaca en dipahami plus disimak :D
1. Main facebook tapi ngelihat soal-soal ujian
2. Ngedengerin Musik sambil baca buku
3. Di mobil ampe baca buku
4. Nonton tv sambil baca buku
5. Ngemil/makan sambil ngafal bacaan kita di dalam otak
6. Ngelamun sambil nginget hafalan dalam otak
7. Olahraga sambil ngafal
8. Belajar sambil sesekali smsan sama pacar
Gimana? :D apa bermanfaat? kalau bermanfaat tolong di like
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kepenulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kepenulisan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 24 April 2012
Tips agar rajin belajar
Label:
Ada-ada saja,
Artikel,
belajar yuk,
Buku,
Cantik,
Dunia Kepenulisan,
Fact,
Hal Unik,
Hal yang perlu diketahui,
Kisah Hidup Orang Hebat,
Lowongan,
Manfaat,
mau tahu,
Senang,
Tips,
Tips en Trick,
Trick
Sabtu, 31 Maret 2012
Pilih penerbit yang mana?
Kadang, jika kita pengen ngirim naskah, bingung mau ngirim kemana. Sekarang, jangan khawatir lagi karena admin punya solusi. Cekodot ...
1. Naskahmu bertemakan apa?
Penerbit tertentu lebih memilih naskah dari temanya. Misal, seperti penerbit edelweiss lebih memilih naskah yang bertemakan fantasi. Penerbit DAR! Mizan lebih memilih naskah bertemakan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalau Lingkar Pena lebih milih naskah fiksi fantasi. Jadi, termasuk yang manakah tema naskahmu?
2. Apakah Naskahmu bisa diterima?
Mentang-mentang penerbit Mizan lebih terkenal, langsung ngirim ke penerbit Mizan. No, no, no .. nggak tergantung pada ketenaran penerbit tapi standard naskah kita. Kalo baru pertama nulis naskah dan langsung ngirim ke Mizan. Yakin deh! langsung ditolak. Jika kita ngirim ke penerbit yang masih agak sepi kayak edelweiss, masih ada harapan diterima. Jadi, tergantung pada ketingkatan kita; baru ngirim berapa kali dan termasuk calon penulis, pemula penulis, atau penulis, dan penulis best seller.
3. Paling Memenuhi Syarat
Syarat-syarat di tiap penerbit beda-beda jadi saya sarankan agar kamu memilih kriteria penerbit yang paling cocok dengan kriteria naskahmu. Misal kamu nulis naskah 43 halaman. Kamu jangan malah kirim ke PCPK karna batas PCPK minimal 45 halaman. Lebih baik kamu ngirim ke KKPK atau CCPK yang lebih memenuhi kriteria. Dan misalnya umurmu 12 tahun. Jangan kamu pilih KKPK atau PBC. Kamu pilih saja PCPK yang lebih memungkinkan karena syarat umurnya sampe 14 tahun dan minimalnya 6 tahun (nggak tau juga sih minimalnya berapa tapi sekitaran 6 tahun).
4. Teman-Teman pada ngirim kemana?
Sebelum mengirim naskah, alangkah baiknya kamu bertanya dulu ke temanmu yang udah ngirim naskah. Dia ngirim naskah kemana, tipe naskahnya gimana, penerbit yang ia kirimin itu apa, dan alasannya dia milih penerbit itu apa biar kamu lebih tahu kamu harus ngirim kemana. Kamu juga bisa minta solusi dengan temanmu. Sebutkan kriteria naskahmu agar teman tahu kita bagusnya ngirim kemana.
5. Editor atau Ilustrator yang kita kenal
Kalau kita kenal editor atau ilustrator di KKPK (misal) kenapa kita tidak mengirim kesana saja? mungkin, karena alasan kenal dengan kita, naskah kita jadi diterima. Hehehe ...
6. Lebih Mudah Ngirim Kemana?
Kita juga harus mempertimbangkan alamat penerbit. Jika rasanya KKPK lebih dekat dari rumah kita, ya kirim aja ke KKPK langsung. Tapi, kalo alamat KKPK jauh dari rumah kita. Kita cari saja yang dekat dari rumah ato kalo enggak cari yang bisa ngirim lewat email. Gampang kan?
Setelah membaca artikel ini, kamu pengen ngirim kemana? KKPK, PCPK, CCPK, KKJP, PBC, atau apa? :D
1. Naskahmu bertemakan apa?
Penerbit tertentu lebih memilih naskah dari temanya. Misal, seperti penerbit edelweiss lebih memilih naskah yang bertemakan fantasi. Penerbit DAR! Mizan lebih memilih naskah bertemakan sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalau Lingkar Pena lebih milih naskah fiksi fantasi. Jadi, termasuk yang manakah tema naskahmu?
2. Apakah Naskahmu bisa diterima?
Mentang-mentang penerbit Mizan lebih terkenal, langsung ngirim ke penerbit Mizan. No, no, no .. nggak tergantung pada ketenaran penerbit tapi standard naskah kita. Kalo baru pertama nulis naskah dan langsung ngirim ke Mizan. Yakin deh! langsung ditolak. Jika kita ngirim ke penerbit yang masih agak sepi kayak edelweiss, masih ada harapan diterima. Jadi, tergantung pada ketingkatan kita; baru ngirim berapa kali dan termasuk calon penulis, pemula penulis, atau penulis, dan penulis best seller.
3. Paling Memenuhi Syarat
Syarat-syarat di tiap penerbit beda-beda jadi saya sarankan agar kamu memilih kriteria penerbit yang paling cocok dengan kriteria naskahmu. Misal kamu nulis naskah 43 halaman. Kamu jangan malah kirim ke PCPK karna batas PCPK minimal 45 halaman. Lebih baik kamu ngirim ke KKPK atau CCPK yang lebih memenuhi kriteria. Dan misalnya umurmu 12 tahun. Jangan kamu pilih KKPK atau PBC. Kamu pilih saja PCPK yang lebih memungkinkan karena syarat umurnya sampe 14 tahun dan minimalnya 6 tahun (nggak tau juga sih minimalnya berapa tapi sekitaran 6 tahun).
4. Teman-Teman pada ngirim kemana?
Sebelum mengirim naskah, alangkah baiknya kamu bertanya dulu ke temanmu yang udah ngirim naskah. Dia ngirim naskah kemana, tipe naskahnya gimana, penerbit yang ia kirimin itu apa, dan alasannya dia milih penerbit itu apa biar kamu lebih tahu kamu harus ngirim kemana. Kamu juga bisa minta solusi dengan temanmu. Sebutkan kriteria naskahmu agar teman tahu kita bagusnya ngirim kemana.
5. Editor atau Ilustrator yang kita kenal
Kalau kita kenal editor atau ilustrator di KKPK (misal) kenapa kita tidak mengirim kesana saja? mungkin, karena alasan kenal dengan kita, naskah kita jadi diterima. Hehehe ...
6. Lebih Mudah Ngirim Kemana?
Kita juga harus mempertimbangkan alamat penerbit. Jika rasanya KKPK lebih dekat dari rumah kita, ya kirim aja ke KKPK langsung. Tapi, kalo alamat KKPK jauh dari rumah kita. Kita cari saja yang dekat dari rumah ato kalo enggak cari yang bisa ngirim lewat email. Gampang kan?
Setelah membaca artikel ini, kamu pengen ngirim kemana? KKPK, PCPK, CCPK, KKJP, PBC, atau apa? :D
Label:
Buku,
Catatan,
Dunia Kepenulisan,
Fact,
Hal yang perlu diketahui,
lomba menulis,
Lowongan,
Manfaat,
mau tahu,
menulis,
Mode,
naskah,
penerbit,
Sakit,
Senang,
Solusi,
Tips,
Tips Blog,
Tips en Trick,
Tutorial
Ada yang mau bikin E-book?
Halo, admin Farras datang! Di artikel ini, admin mau nawarin jasa. Yaitu jasa bikin E-book. Pasti kalian bingung tujuh keliling kan kalo di suruh bikin E-book? jangan khawatir! Aku bantu kok buatnya.
Kalau kalian mau bikin E-book, kasih naskahnya lewat email dan kalian bikin keterangan mau cover dan layout nya gimana. Satu E-book harganya lima ribu. Paling lama dua minggu udah jadi lengkap sama layout dan covernya yang keren. Mau mesan? Inbox aku di fb ya "Salsa Caca Biila"
Kalau kalian mau bikin E-book, kasih naskahnya lewat email dan kalian bikin keterangan mau cover dan layout nya gimana. Satu E-book harganya lima ribu. Paling lama dua minggu udah jadi lengkap sama layout dan covernya yang keren. Mau mesan? Inbox aku di fb ya "Salsa Caca Biila"
Rabu, 21 Maret 2012
Tips Membuat Artikel di Blog
Mungkin artikel beginian udah banyak ya di pasang di blog-blog. Tapi, saya menulis dengan gaya saya sendiri. Oke, ini dia ...
1. Nggak usah nulis panjang-panjang
Nulis artikel yang panjang akan membuat pengunjung bosan membaca.
2. Artikelnya harus bermanfaat
Yang ini menduduki peringkat pertama.
3. Bahasa yang digunakan mudah dimengerti
Misalnya kita gunain bahasa 4l4y, bahasa planet, bahasa GaJe jangan harap ada yang ngunjungin blog kita -___-
4. Bahasa yang digunakan santai
Ingat! Blog ini bukan kayak koran yang harus menggunakan bahasa baku. Santai aja. Kalau bahasa yang digunakan terlalu baku dan kaku, lihat akibatnya di no. 3
5. Judul Artikel Harus Menarik
"kalau judulnya aja nggak menarik apalagi artikelnya!"
Sekian laporan dari saya (eh?) maksud saya udahan dulu artikelnya. Apakah artikel ini bermanfaat bagi kamu, kamu, dan kamu? :D kalau bermanfaat, klik suka/like
1. Nggak usah nulis panjang-panjang
Nulis artikel yang panjang akan membuat pengunjung bosan membaca.
2. Artikelnya harus bermanfaat
Yang ini menduduki peringkat pertama.
3. Bahasa yang digunakan mudah dimengerti
Misalnya kita gunain bahasa 4l4y, bahasa planet, bahasa GaJe jangan harap ada yang ngunjungin blog kita -___-
4. Bahasa yang digunakan santai
Ingat! Blog ini bukan kayak koran yang harus menggunakan bahasa baku. Santai aja. Kalau bahasa yang digunakan terlalu baku dan kaku, lihat akibatnya di no. 3
5. Judul Artikel Harus Menarik
"kalau judulnya aja nggak menarik apalagi artikelnya!"
Sekian laporan dari saya (eh?) maksud saya udahan dulu artikelnya. Apakah artikel ini bermanfaat bagi kamu, kamu, dan kamu? :D kalau bermanfaat, klik suka/like
Langganan:
Postingan (Atom)